Kebijakan Umrah 1444 H Telah Dibahas Kemenag RI dan Kemenhaj Arab Saudi, Ini Hasil Lengkap Pembahasannya

- 4 Agustus 2022, 16:06 WIB
Kebijakan Umrah 1444 H Telah Dibahas Kemenag RI dan Kemenhaj Arab Saudi, Ada Beberapa Perubahan Simak Hasil Lengkap Pembahasannya
Kebijakan Umrah 1444 H Telah Dibahas Kemenag RI dan Kemenhaj Arab Saudi, Ada Beberapa Perubahan Simak Hasil Lengkap Pembahasannya /Kemenag/

Literasi News - Kementerian Agama RI bersama Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menggelar pertemuan membahas kebijakan penyelenggaraan ibadah umrah, menyusul telah dibukanya penyelenggaaran umrah 1444 H. Pertemuan berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah di Mekkah.

Pertemuan dipimpin Dirjen Administrasi Umum Urusan Perusahaan dan Muassasah Umrah Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi, Abdurrahman As-Saggaf. Hadir juga, Sousan perwakilan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi.

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Nur Arifin. Hadir, Konsul Haji KJRI Jeddah Nasrullah Jasam, Kasubdit Pengawasan Umrah dan Haji Khusus M. Noer Alya Fitra, Kasubdit Data dan Sistem Informasi Haji dan Umrah Hasan Afandi serta para pelaksana Staf Teknis Haji.

Baca Juga: Upaya Percepatan Pelayanan KTP-el, Ditjen Dukcapil Menerjunkan Ratusan Relawan ke 86 Titik Wilayah Indonesia

Nur Arifin mengatakan, pertemuan lini membahas sejumlah persiapan sehubungan telah dibukanya penyelenggaaran umrah 1444 H. Kemenag perlu mengupdate kebijakan Arab Saudi dalam penyelenggaraan umrah, khususnya setelah dua tahun pandemi.

“Alhamdulillah, dari pertemuan ini kita mendapat kepastian bahwa Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi membuka seluas-luasnya jumlah kuota jemaah umrah tahun 1444 H, khususnya dari Indonesia,” terang Nur Arifin di Makkah, Rabu 3 Agustus 2022.

Terkait penerbitan visa, lanjut Arifin, prosesnya tidak lagi harus melalui provider visa di Indonesia. Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) kini bisa langsung bekerjasama dengan provider visa di Arab Saudi yang sudah diakui Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga: Link Live Streaming Final Piala AFF U-18 Wanita Vietnam vs Australia, Malam Ini Pukul 20:00 WIB

“Masa berlaku visa umrah yang awalnya hanya sebulan, kini menjadi tiga bulan. Jemaah umrah juga dapat mengunjungi seluruh wilayah di Arab Saudi,” terangnya. 

Dikutip dari laman resmi kemenag, kebijakan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi terkait dengan penerbitan visa umrah bagi jemaah umrah dari Indonesia masih tetap business to business.

Halaman:

Editor: Hasbi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x