Sejarah dan Tujuan GP Ansor, Banom NU yang Didirikan oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah

- 25 Februari 2023, 07:31 WIB
Sejarah dan Tujuan GP Ansor, Banom NU yang Didirikan oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah
Sejarah dan Tujuan GP Ansor, Banom NU yang Didirikan oleh KH. Abdul Wahab Hasbullah /Ansor.my.id

Masuknya ANO menjadi bagian dari NU secara formal baru direalisasikan pada Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi pada 24 April 1934, sebagai Departemen Pemuda NU.

Pada perkembangannya, dari “rahim” ANO ini juga kemudian lahir Banoe (Barisan Ansor Nahdlatul Oelama) atau yang kini dikenal sebagai Banser (Barisan Serbaguna).

Sebagaimana tujuan NU dan banom di dalamnya, tujuan GP Ansor didirikan juga adalah untuk memperjuangkan dan membentengi ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja).

Aswaja sendiri merupakan paham yang berpegang teguh pada Al-Qur’an, Hadits, Ijma, dan Qiyas.

Dalam bidang fiqih, paham Aswaja menganut pada empat mazhab yang empat, yaitu Imam Syafi’i, Hanafi, Maliki, dan Hanbali.

Baca Juga: Ini Alasan Ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo Dicopot Sri Mulyani dari Kemenkeu

Sedangkan secara akidah mengikuti Imam Abu Hasan Al-Asy’ari dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi.

Terakhir mengikuti Imam Junaid Al-Baghdadi dan Imam Abu Hamid Al-Ghazali dalam bidang tasawuf.

Dalam ajaran Aswaja ini juga lah terkandung konsep tentang tawasuth (moderat), tasamuh (toleransi), tawazun (seimbang), dan amar ma’ruf nahi munkar.

Hal ini kemudian termaktub dalam tiga poin tujuan GP Ansor sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Abdul Rokib

Sumber: Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah