Ketua Komisi X Minta Kemendikbud Secepatnya Salurkan Subsidi Gaji Guru Honorer

4 Oktober 2020, 01:17 WIB
Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda (Dok: LiterasiNews) /

LiterasiNewsKetua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diminta segera menyalurkan subsidi guru honorer guna meringankan beban di masa darurat pandemic Covid-19 ini.

Maka, Kemendikbud harus secepatnya melakukan pendataan calon penerima, lalu segera mengajukannya ke Kementerian Keuangan RI. Langkah inilah yang akan memperbesar peluang para guru honorer untuk menerima subsidi gaji.

Dikatakan, meskipun pihaknya menilai Kemendikbud sedikit terlambat, tetapi layak diapresiasi mengingat beratnya beban hidup yang dialami masyarakat terutama para guru honorer.

Baca Juga: BPBD Cianjur : Banjir di Empat Kecamatan Merendam Ratusan Rumah

“Rencana ini harus segera ditindaklanjuti oleh Kemendikbud dengan segera mengirimkan data para guru honorer ke Kementerian Keuangan,” kata Syaiful Huda, Sabtu, 3 Oktober 2020.

Dijelaskan, guru honorer termasuk guru ngaji di dalamnya yang akan menerima subsidi gaji ini sekitar 3,3juta orang. Ia berharap jangan sampai ada guru honorer yang terkendala masalah administrasi karena bisa mengakibatkan guru honorer gagal menerima subsidi gaji.

Sebagai pembanding, di Kementerian Ketenagakerjaan ada jatah subsidi gaji untuk para pekerja mencapai 15,7juta, tetapi yang dinilai layak menerima hanya 12,4juta slot karena Sebagian terganjal masalah yang sifatnya administratif.

Baca Juga: BMKG :  Gempa yang Dirasakan Warga pada September Meningkat

“Maka Kemendikbud harus cepat mengkonsolidasikan data sekaligus menyosialisasikan program ini kepada para guru honorer,” tegasnya.

Ia menjelaskan, besaran jatah subsidi gaji para guru honorer ini tidak jauh dengan subsidi gaji kalangan pekerja yang diluncurkan Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu sebesar Rp2,4juta per orang yang dicairkan secara bertahap.

“Para guru honorer akan mendapatkan Rp600.000 per bulan selama empat bulan ke depan,” ujar politikus PKB ini.

Baca Juga: Bermodalkan Kain Perca, Cara Muji Harrismoko Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Ia meminta agar Kemendikbud mempermudah syarat penerimaan subsidi gaji tersebut. Jika mengacu pada program subsidi gaji/upah bagi para pekerja, syarat utama calon penerima adalah pendapatannya yang tidak lebih dari Rp5juta perbulan serta rajin membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. ***

Editor: Atep Abdillah Kurniawan

Tags

Terkini

Terpopuler