Rebo Wekasan: Diyakini sebagai Hari Sial, Benarkah, Simak Penjelasan Disini!

- 12 September 2023, 11:24 WIB
Rebo Wekasan: Diyakini sebagai Hari Sial, Benarkah, Simak Penjelasan Disini!
Rebo Wekasan: Diyakini sebagai Hari Sial, Benarkah, Simak Penjelasan Disini! /Pixabay/

Literasi News- Rebo wakasan pada hari Rabu tepatnya tanggal 13 September 2023, adalah hari Rabu terakhir di bulan Safar ini. Bagi sebagian kalangan Rabu terakhir di bulan Safar diyakini sebagai hari sial, atau menjadi hari turunnya bala (penyakit) di bumi.

Hari Rabu terakhir di bulan Safar itu biasa disebut Rebo Wekasan, atau Rabu Pungkasan. Masyarakat jahiliah kuno, termasuk bangsa Arab, sering mengatakan bahwa bulan Safar adalah bulan sial. Tasa’um (anggapan sial) ini telah terkenal pada umat jahiliah dan sisa-sisanya masih ada di kalangan muslimin hingga saat ini.

Baca Juga: Habib Umar Bin Hafidz Menjelaskan Hukum Musik dan Syair-syair yang digunakan dalam Musik

Seperti kita ketahui, bulan Safar adalah bulan kedua dalam penanggalan hijriyah Islam. Sebagaimana bulan lainnya, ia merupakan bulan dari bulan-bulan Allah yang tidak memiliki kehendak dan berjalan sesuai dengan apa yang Allah ciptakan untuknya.

Rasulullah saw bersabda: Tidak ada wabah (yang menyebar dengan sendirinya tanpa kehendak Allah), tidak pula ramalan sial, tidak pula burung hantu dan juga tidak ada kesialan pada bulan Safar. Menghindarlah dari penyakit kusta sebagaimana engkau menghindari singa (HR Imam al-Bukhari dan Muslim).

Baca Juga: Lengkap Doa Menyembelih Hewan Kurban Pada Hari Raya Idul Adha

Dilansir literasinrws.com dari laman resmi NUp, ungkapan hadits tersebut bermaksud meluruskan keyakinan golongan jahiliah, karena pada masa itu mereka percaya bahwa penyakit itu dapat menular dengan sendirinya, tanpa bersandar pada ketentuan dari takdir Allah.

Sakit atau sehat, musibah atau selamat, semua kembali kepada kehendak Allah. Penularan hanyalah sebuah sarana berjalannya takdir Allah.

Namun, walaupun keseluruhannya kembali kepada Allah, bukan semata-mata sebab penularan, manusia tetap diwajibkan untuk ikhtiar dan berusaha agar terhindar dari segala musibah.

Halaman:

Editor: Abdul Rokib


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah