Tiga Cara Optimalkan Penyaluran Bansos Tunai (BST) 2021. Berikut ini Penjelasan Dirut PT Pos Indonesia

- 22 Februari 2021, 11:05 WIB
Ilustrasi, PT POS Indonesia menerapkan tiga cara untuk mengoptimalkan penyaluran Bansos Tunai (BST) kepada KPM /Instragram Kemensos RI

Literasi News - PT Pos Indonesia (Persero) melakukan berbagai upaya mengoptimalkan penyaluran Bansos Tunai (BST) 2021. Ada tiga cara penyaluran yang dilakukan agar target 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bisa tercapai.

"PT Pos Indonesia optimistis penyaluran BST 2021 tahap lanjutan ini dapat berjalan dengan baik dan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah," kata Direktur Utama (Dirut) PT Pos Indonesia (Persero) Faizal Rochmad Djoemadi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin lalu.

Ia mengungkapkan terus mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki, memperbanyak titik layanan, memperpanjang jam layanan, serta memperluas kerja sama komunitas di daerah.

Baca Juga: Imbas Banjir Bekasi, Sejumlah Perjalanan Kereta Api di Berbagai Daerah Dibatalkan

Menurutnya, pendistribusian bansos dilakukan melalui tiga cara. Pertama, disalurkan di kantor pos. Kedua, kantor pos menyalurkan ke lokasi yang banyak KPM-nya dengan memanfaatkan balai desa, kantor kecamatan dan sekolah- sekolah. Ketiga mengantar langsung khusus bagi lanjut usia, sakit dan penyandang disabilitas.

Dijelaskannya, Bantuan Sosial Tunai (BST) tersebut akan dilaksanakan selama empat bulan dari Januari hingga April 2021 dengan nilai bantuan sebesar Rp300 ribu per Kepala keluarga.

Faizal mengatakan, PT Pos selaku mitra Kementerian Sosial yang menangani jalur distribusi, memanfaatkan lebih dari 4.500 cabang kantor pos di seluruh Indonesia, sebagai titik pengambilan BST.

Baca Juga: Saksikan Ikatan Cinta dan Putri Untuk Pangeran, Berikut Jadwal RCTI Hari Ini Senin, 22 Februari 2021

Selain itu, PT Pos juga telah menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, RT, RW dan juga komunitas bekerjasama menyalurkan bansos. Petugas pos akan mendatangi langsung dan mengantar BST kepada Keluarga penerima manfaat.

Faizal mengatakan, BST tahap 1 tahun 2021 telah disalurkan ke 483 kota, 514 Kabupaten, 7.094 Kecamatan, dan 83.447 desa di 33 Provinsi. Termasuk pula wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) yang terkenal sulit untuk disentuh akibat keterbatasan sarana transportasi dan cuaca.

Halaman:

Editor: Hasbi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X