Program Kampus Mengajar Dukung Penguatan Literasi dan Numerasi di Sekolah, Ini Kata Mendikbudristek

- 17 Februari 2023, 14:22 WIB
Mendikbudristek Nadiem Makarim saat memberikan sambutan dalam seremoni pelepasan 21.045 mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 5 yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemendikbud RI, Jumat 17 Februari 2023.
Mendikbudristek Nadiem Makarim saat memberikan sambutan dalam seremoni pelepasan 21.045 mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 5 yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemendikbud RI, Jumat 17 Februari 2023. /Kemendikbudristek/

Literasi News - Mendikbudristek Nadiem Makarim apresiasi keberanian para mahasiswa untuk mengikuti Program Kampus Mengajar guna berperan lebih besar dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Mendikbudristek menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan dalam seremoni pelepasan 21.045 mahasiswa Program Kampus Mengajar Angkatan 5 di 5.093 sekolah yang digelar Kemendikbudristek, Jumat 17 Februari 2023.

"Menurut saya, para mahasiswa yang terlibat di Kampus Mengajar adalah yang paling berani meninggalkan zona nyaman untuk berkontribusi. Ini benar-benar luar biasa," kata Nadiem Makarim dalam sambutan yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Kemendikbud RI.

Mendikbudristek memberi apresiasi kepada peserta program Kampus Mengajar yang tidak ragu untuk keluar dari kampusnya, lalu pergi ke sekolah-sekolah di berbagai daerah dan desa untuk membantu para guru serta para peserta didik membuat proses belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan memerdekakan.

Baca Juga: Merdeka Belajar Bukan Hanya Sebagai Kebijakan, Tapi Sebagai Gerakan, Ini Kata Mendikbudristek

"Setelah melewati beragam materi pembekalan yang komprehensif, sudah saatnya adik-adik semua terjun langsung ke lapangan, menjadi sosok teladan bagi para pelajar dan masyarakat di tempat kalian ditugaskan. Jalanilah peran tersebut dengan sungguh-sungguh, berikan yang terbaik di tempat penugasan masing-masing, dan saya tunggu cerita-cerita inspiratifnya," tutur Nadiem berpesan.

Acara seremonial ini menjadi awal dari masa penugasan mahasiswa peserta yang telah diseleksi dan mendapatkan pembekalan untuk menjadi mitra guru dan kepala sekolah di Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Nantinya, para mahasiswa akan berkolaborasi dengan guru dan kepala sekolah dalam menyusun strategi pembelajaran yang inovatif, kreatif, dan menyenangkan serta berfokus pada aspek peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa.

Halaman:

Editor: Dipo Sasono

Sumber: Kemendikbudristek


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah