Presiden Jokowi Akan Kunjungi Ukraina dan Rusia Bertemu Pemimpin Kedua Negara, Ini Penjelasan Menlu RI

- 22 Juni 2022, 15:38 WIB
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi sebut dalam rangkaian kunjungan ke Eropa, Presiden Jokowi rencananya akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi sebut dalam rangkaian kunjungan ke Eropa, Presiden Jokowi rencananya akan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. /Twitter/@Menlu_RI

Literasi News - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan kunjungan ke ibu kota Ukraina dan Rusia, yakni Kiev dan Moskow pada akhir Juni 2022 nanti.

Dalam kunjungan itu, Presiden Jokowi rencananya akan bertemu dengan pemimpin masing-masing negara yakni Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.

Rencana kunjungan Presiden Jokowi tersebut seperti disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi, dalam pengarahan pers di Jakarta, Rabu, 22 Juni 2022.

Menlu menjelaskan, kunjungan tersebut akan dilakukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan Presiden Jokowi ke luar negeri pada akhir Juni 2022, dan dilakukan dalam situasi yang masih sangat kompleks, terkait dengan konflik yang masih berlangsung di Ukraina.

"Meskipun situasinya sulit dan masalahnya kompleks, sebagai presiden G20 dan salah satu anggota champion group dari Global Crisis Response Group yang dibentuk oleh Sekjen PBB, Presiden Jokowi memilih untuk mencoba berkontribusi, tidak memilih untuk diam," tutur Menlu.

Baca Juga: Indonesia dan Australia Perkuat Kerjasama, Presiden Jokowi Terima PM Australia Anthony Albanese

Menurut Menlu, Presiden Jokowi akan menjadi pemimpin negara Asia pertama yang melakukan kunjungan ke dua negara tersebut, sejak Rusia melancarkan apa yang disebut sebagai operasi khusus di Ukraina.

Disebutkan, kunjungan Presiden Jokowi merupakan cerminan kepedulian terhadap kemanusiaan serta upaya memberikan kontribusi untuk menangani dampak yang dirasakan oleh berbagai negara di dunia akibat peperangan tersebut.

"Mencoba memberikan kontribusi untuk menangani krisis pangan yang diakibatkan karena perang dan dampaknya dirasakan oleh semua negara, terutama negara berkembang dan negara berpenghasilan rendah," tuturnya.

Selain itu, kunjungan tersebut juga sebagai upaya untuk mendorong semangat perdamaian.

Halaman:

Editor: Hasbi

Sumber: Setkab Antara


Tags

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x