Kecakapan Literasi dan Numerasi Dibutuhkan, Kemendikbud Ristek Gelar Bimtek

- 7 November 2021, 13:17 WIB
Kemendikbud Ristek menggelar bimbingan teknis (bimtek) literasi dan numerasi secara mandiri dalam jaringan (daring), baru-baru ini.
Kemendikbud Ristek menggelar bimbingan teknis (bimtek) literasi dan numerasi secara mandiri dalam jaringan (daring), baru-baru ini. /Kemendikbud Ristek/

Literasi News - Kecakapan literasi dan numerasi sangat dibutuhkan bagi semua individu. Hal ini terutama untuk memenuhi kebutuhan kompetensi abad ke-21.

Menghadapi tantangan itu, setiap individu dituntut untuk berpikir kritis, kreatif, komunikatif, dan mampu berkolaborasi.

"Oleh karenanya kecakapan literasi dan numerasi amat diperlukan," kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Kemendikbud Ristek, Iwan Syahril, seperti dilansir laman resminya.

Terkait hal itu, Kemendikbud Ristek menggelar bimbingan teknis (bimtek) literasi dan numerasi secara mandiri dalam jaringan (daring), baru-baru ini.

Bimbingan teksnis tersebut dilaksanakan melalui platform Ayo Guru Belajar mulai tanggal 5 November hingga 23 Desember 2021, yang dapat diakses melalui laman https://gurubelajardanberbagi.kemdikbud.go.id/.

"Atas dasar itulah Program Guru Belajar dan Berbagi seri Literasi dan Numerasi menjadi hal yang penting dalam mempersiapkan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat berimbas kepada kualitas peserta didik dan mutu pendidikan Indonesia," ujarrnya.

Baca Juga: Guru Dituntut Kreatif Kembangkan Konten Belajar Berbasis TIK, Ini Tujuannya

Disebutkan, Program Guru Belajar dan Berbagi Seri Literasi dan Numerasi adalah suatu program yang dirancang untuk meningkatkan dan menguatkan kapasitas serta kapabilitas pendidik, terutama di bidang keterampilan literasi dan numerasi berbasis platform Guru Belajar dan Berbagi.

"Sasaran Program Guru Belajar dan Berbagai Seri Literasi dan Numerasi ini adalah para guru, kepala sekolah, dan pengawas di jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah baik di Indonesia maupun guru yang berada di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN)," ujarnya.

Secara umum, menurut dia, program ini diharapkan dapat menghasilkan gambaran kegiatan dan program yang berisi miskonsepsi, konsepsi dasar, implementasi, dan praktik baik sebagai referensi guru lainnya dalam upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi di Indonesia.

Halaman:

Editor: Hasbi

Sumber: Kemendikbud Ristek


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah