Atas Kejadian Penyerangan Terhadap Bus Timnas Thailand, Ketum PSSI Ucapkan Permintaan Maaf

- 30 Desember 2022, 19:24 WIB
Atas Kejadian Penyerangan Terhadap Bus Timnas Thailand, Ketum PSSI Ucapkan Permintaan Maaf.
Atas Kejadian Penyerangan Terhadap Bus Timnas Thailand, Ketum PSSI Ucapkan Permintaan Maaf. /Yunita Datalamon/

Literasi News – ketua Umum (Ketum) PSSI yakni Mochamad Iriawan mengucapkan permintaan maaf kepada federasi sepakbola Thailand atas kejadian penyerangan terhadap bus timnas Thailand, jelang Laga Piala AFF 2022 antara Indonesia vs Thailand, kemarin.

Ucapan permintaan tersebut, dituliskan oleh Mochamad Iriawan di laman Instagram resminya, Jumat, 30 Desember 2022.

Mochamad Iriawan mengatakan jika dirinya tidak menduga kejadian tersebut bisa terjadi dan dirinya menyesalkan kejadian tersebut bisa terjadi.

Baca Juga: Link Streaming Piala AFF 2022 Grup B: Big Match Singapura vs Vietnam Pukul 19:30 WIB

Selain itu, dirinya mengatakan jika kejadian tersebut tidak akan terulang lagi dan memohon agar masyarakat dan federasi sepakbola Thailand memaafkannya.

Dirinya menambahkan, jika PSSI akan memastikan kejadian tersebut tidak akan terulang dan rivaltas kedua tim hanya terjadi di 90 menit pertandingan dan di luar itu Indonesia dan Thailand adalah sahabat.

Berikut adalah ucapan permintaan ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan kepada federasi sepakbola Thailand :

Baca Juga: PPKM Resmi Dicabut Mulai Hari Ini Jumat 30 Desember 2022, Simak Pernyataan Presiden Jokowi

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Shalom, Om Swastiastu, Namo Budaya, Salam Kebajikan.
Selamat Sejahtera bagi kita semua.

Saya Mochamad Iriawan, Ketua Umum PSSI atas Nama Federasi Sepakbola Indonesia serta seluruh masyarakat sepakbola Indonesia, memohon maaf kepada seluruh pemain, Official Team, Federasi Sepakbola Thailand @changsuek , serta seluruh masyarakat Thailand, atas ketidaknyamanan yang terjadi jelang laga lanjutan AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 yang berlangsung kemarin.

Halaman:

Editor: Abdul Rokib


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah