JHT Sangat Dibutuhkan Pekerja Korban PHK, Aturan Cair 100 Persen di Usia 56 Tahun Perlu Dikaji Ulang!

- 13 Februari 2022, 11:44 WIB
Ilustrasi uang rupiah. JHT atau Jaminan Hari Tua sangat dibutuhkan oleh pekerja yang menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja).
Ilustrasi uang rupiah. JHT atau Jaminan Hari Tua sangat dibutuhkan oleh pekerja yang menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja). /Pixabay/EmAji

Literasi News - JHT atau Jaminan Hari Tua sangat dibutuhkan oleh pekerja yang menjadi korban PHK (pemutusan hubungan kerja). Terlebih di tengah kondisi pandemi yang masih terjadi hingga saat ini.

Oleh karena itu, aturan pencarian JHT 100 persen hanya bisa dilakukan saat usia pensiun 56 tahun, perlu dikaji ulang oleh pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan.

Menurut Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati menyebutkan, pencairan JHT sangat dibutuhkan oleh pekerja, terutama yang menjadi korban PHK.

Dia menyampaikan hal itu terkait terbitnya Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2/2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Disebutkan, beleid terbaru mengatur pencarian JHT 100 persen hanya bisa dilakukan saat usia pensiun 56 tahun. Pencarian JHT sebelum usia 56 bisa dilakukan dengan beberapa persyaratan dan kondisi.

Mufida menilai, sebagai dana yang diambil dari pekerja, maka pada hakikatnya program dana JHT adalah hak pekerja.

"Jika hak untuk menggunakan dibatasi harus sampai berusia 56 tahun, maka peraturan ini akan memberatkan pekerja yang membutuhkan jaring pengaman sosial di waktu yang sulit seperti saat ini," katanya dalam keterangan tertulis seperti dilansir Antara, Minggu 13 Februari 2022.

Baca Juga: Update Covid-19, Naik Lagi, Kasus Positif Harian Bertambah 55.209 Orang, Jawa Barat Tertinggi

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, hingga Agustus 2021 tercatat ada 1,49 juta kasus klaim JHT didominasi korban PHK dan pengunduran diri dengan peserta rentang di bawah 30 tahun atau usia produktif.

"Artinya, pekerja yang mencairkan JHT karena memang butuh karena di-PHK dan mundur dari perusahaan karena dampak pandemi. Mereka menggunakan dana JHT untuk bertahan sembari berusaha mencari pekerjaan baru. Kalau aturan JHT kini hanya bisa dicairkan saat usia pensiun, jaring pengaman untuk mereka yang di-PHK belum ada," tutur Mufida.

Halaman:

Editor: Hasbi

Sumber: ANTARA


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x