Kemendikbudristek Hadirkan Program PKK dan PKW 2022, Simak Penjelasan Dirjen Vokasi

- 29 Maret 2022, 22:59 WIB
Kemendikbudristek meluncurkan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2022.
Kemendikbudristek meluncurkan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2022. /Kemendikbudristek/

Literasi News - Kemendikbudristek melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Diksi) meluncurkan Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) dan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2022.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Wikan Sakarinto, menjelaskan, program itu secara teknis memberikan bantuan terutama kepada anak-anak Indonesia yang putus sekolah. Terutama untuk mendapatkan kesempatanm meningkatkan kompetensi diri dalam berbagai kursus dan pelatihan sesuai minat.

Wikan mengaskan bahwa pandemi bukan penghalang untuk tetap berupaya meningkatkan kualitas SDM muda di Indonesia.

"Kursus dan pelatihan yang sifatnya lebih fleksibel dan memiliki waktu belajar yang cepat, namun efektif untuk mempersiapkan tenaga kerja atau calon-calon wirausaha justru sangat dibutuhkan saat ini," katanya di Jakarta, Selasa 29 Maret 2022.

Oleh karena itu, menurut dia, bantuan pemerintah melalui program PKK dan PKW tahun ini tetap diberikan agar upaya untuk mencetak tenaga-tenaga terampil vokasi tetap berjalan.

Baca Juga: Pusat Prestasi Nasional Gandeng Dinas Pendidikan Untuk Melahirkan Talenta Nasional

"Terlebih dengan kerja sama yang semakin kuat dengan dunia kerja serta sinergi antara industri dan pendidikan," tuturnya.

Dengan demikian, vokasi nantinya tidak hanya memenuhi keterampilan dasar sebagai tenaga kerja, namun juga memiliki keterampilan tambahan dan ahli di bidangnya.

Wikan memaparkan terciptanya ketautsesuaian (link and match) antara lulusan program vokasi dengan dunia usaha dunia industri (DUDI).

Kurikulum dalam program PKK dibuat bersama dengan industri. Pengajar dilatih oleh pihak industri, sehingga kompetensi lulusan dibangun bersama dalam satu ekosistem pembelajaran. Industri juga bertanggung jawab dalam penyerapan lulusan.

Halaman:

Editor: Hasbi

Sumber: Kemendikbudristek Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah