Gempa Bumi di Cianjur Berpotensi Berulang Setiap 20 Tahun, Ini Penjelasan Kepala BMKG

- 22 November 2022, 18:16 WIB
Bangunan hancur akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpotensi berulang setiap 20 tahun. Berikut penjelasan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Bangunan hancur akibat gempa bumi di Kabupaten Cianjur. Gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpotensi berulang setiap 20 tahun. Berikut penjelasan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati. /Twitter @BNPB Indonesia/

Literasi News - Berdasarkan analisis, gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berpotensi berulang setiap 20 tahun.

Hal itu merupakan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Menurut Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, gempa di Cianjur sebelumnya pernah terjadi pada tahun 2000. Sebelum itu juga pernah terjadi pada tahun 1982.

Oleh karena itu, tutur dia, rumah warga yang direkonstruksi nantinya harus tahan terhadap gempa.

"Jadi antara 18-22 tahun, rata-rata 20 tahun, sehingga kemudian apabila ada bangunan yang roboh di tempat zona merah, jadi perlu memetakan zona tidak aman," kata Kepala BMKG di Pendopo Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa 22 November 2022.

Jika memungkinkan, menurut Dwikorita Karnawati, warga yang terdampak gempa perlu direlokasi dari zona yang tidak aman guna mengantisipasi potensi gempa bumi setiap 20 tahun itu.

Baca Juga: Pantau Lokasi Terdampak Gempa di Cianjur, Presiden Jokowi: Dahulukan Proses Evakuasi Korban

Selain itu, ia pun mendorong petugas kebencanaan untuk mengantisipasi permukiman rusak yang berada di lereng bukit atau bantaran sungai. Material rumah yang rusak itu berpotensi tersapu oleh aliran sungai.

"Kita khawatir bencana berikutnya banjir bandang, jadi biasanya setelah material itu kena gempa, teronggok pada aliran sungai, dan musim hujan puncaknya Desember," tuturnya.

Halaman:

Editor: Dipo Sasono

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah