Covid B117 Kembali Jadi Trending Di Twitter, Warganet Merasa Babak Belur

- 8 Maret 2021, 21:51 WIB
Ilustrasi, Covid B117 Kembali Jadi Trending Di Twitter, Warganet Merasa Babak Belur /Hasbi NR/Literasi News

Literasi News - Sepekan setelah kasus penularan pertama virus Covid B117 yang juga dikenal sebagai varian Inggris di Indonesia kembali ramai di ranah Twitter. Sebagian besar warganet merasa ‘babak belur’ dengan ditemukannya dua kasus positif di Indonesia awal Maret 2021. Corona B117 pun sempat berada di urutan teratas pada kolom trending di media sosial berlambang burung biru tersebut dengan 14 ribu cuitan.

Virus yang disebut-sebut lebih agresif dan mudah menular dibandingan Covid 19 ini, dinilai meresahkan masyarakat. Apalagi, sejauh ini penyebaran Covid 19 yang sudah menular kepada 1,3 juta masyarakat Indonesia dianggap masih perlu diperangi.

Selain menyebar di Indonesia, negara Asia lainnya seperti Vietnam, Singapura, India dan Filipina saat ini sudah mulai diserang virus varian baru tersebut. Sementara itu, secara keseluruhan virus varian baru ini telah menyebar di 94 negara.

Baca Juga: Inter Milan vs Atalanta di RCTI, Dini Hari Nanti. Lanjutan Liga Italia Serie A Pekan 26

Juru bicara vaksinasi covid 19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan, virus corona adalah tipe virus RNA (ribonucleic acid) yang secara alami mudah mengalami mutasi sebagai kemampuan virus untuk bertahan hidup.

“Hingga saat ini, kami belum mendapatkan bukti ilmiah bahwa virus mutasi covid 19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya dibanding virus covid 19 yang awal. Tapi, dari beberapa penelitian di negara lain menunjukkan varian virus baru ini lebih cepat menular,'' ucapnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat tidak khawatir dan tetap berupaya menyukseskan program vaksin yang sedang berjalan. Apalagi, diketahui jika vaksin saat ini masih efektif terhadap virus jenis baru tersebut.

Baca Juga: Malam Nanti, Chelsea vs Everton dan West Ham vs Leed, Lanjutan Liga Inggris Pekan 27

Melihat hal tersebut, Peneliti Bidang Genomika Riza Putranto mengatakan, dibutuhkan keterlibatan semua pihak secara komprehensif untuk meminimalkan dampak dari virus varian baru tersebut. Sementara itu, persentase orang-orang yang dites dan ditemukan mengidap virus tersebut masih berkisar 20 persen dalam sepekan terakhir.

Kewaspadaan
Menghadapi penyebaran virus varian baru itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan mereka. Tetap gunakan dua hingga tiga lapis masker, kurangi kegiatan dengan orang luar di dalam rumah, hindari kerumunan, sering mencuci tangan, dan hindari menyentuh wajah.

Halaman:

Editor: Hasbi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X