Waspada, DBD Mengancam Setiap Musim Pancaroba, di Cianjur Satu Orang Meninggal Dunia Belasan Dirawat

- 14 Januari 2022, 20:26 WIB
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi: Waspada, DBD Mengancam Setiap Musim Pancaroba, di Cianjur Satu Orang Meninggal Dunia Belasan Dirawat
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi: Waspada, DBD Mengancam Setiap Musim Pancaroba, di Cianjur Satu Orang Meninggal Dunia Belasan Dirawat /Literasi News/Nabiel Purwanda

Literasi News - Satu orang meninggal dunia dan belasan lainnya masih mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat akibat terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, dr Irvan Nur Fauzi mengatakan sepanjang Januari ini terdapat sebanyak 14 orang warga terjangkit DBD, dan satu di antaranya meninggal dunia.

Diungkapkan Irvan, angka kasus DBD selalu meningkat di musim pancaroba atau perubahan cuaca di awal tahun.

Baca Juga: Siaran Langsung Liga Inggris 15-16 Januari 2022, Aston Villa vs Man United, Tottenham vs Arsenal Live SCTV

"Sepanjang bulan ini (Januari), jumlahnya mencapai 14 orang dan satu di antaranya meninggal dunia akibat terjangkit DBD," kata Irvan, kepada wartawan, Jumat 14 Januari 2022.

Irvan menyebutkan, terdapat tiga wilayah kecamatan, yaitu Kecamatan Cianjur, Karangtengah, dan Cilaku yang rawan kasus DBD.

"Ketiga kecamatan tersebut merupakan wilayah padat penduduk. Pada saat di satu daerah ada kasus DBD maka tim kesehatan akan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekkan epidemiologi," jelasnya.

Baca Juga: Daftar Nama 17 Pemain RT Kampung Ambyar Tayang di MNC TV, Ada Rifky Balweel, Claudia Andhara, dan Lania Fira

Irvan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kualitas kesehatan dan kebersihan diri dan lingkungannya agar terhindar dari penyakit.

"Kita gencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan memaksimalkan 3M plus yakni Menguras, Mengubur, Menutup dan Merapihkan botol bekas serta pengasapan atau fogging," tandasnya.***

Editor: Hasbi


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network